10 Jun 2013

Niat Saja Tidak Cukup


Suatu ketika terdapat dua lokasi berseberangan. Lokasi pertama dibangun DISKOTIK, lalu di seberang lainnya dibangun MASJID. Keduanya dibangun dalam waktu bersamaan. Tepat satu hari pembangunan selesai, dan belum sempat diresmikan. Terjadi bencana badai petir yang membuat salah satu bangunan runtuh. Jika Anda diminta membayangkan, bangunan apa yang runtuh saat itu? Mungkin kebanyakan Anda berharap bangunan DISKOTIK runtuh karena dibangun dengan niat tidak baik. Bukan suatu keanehan jika hal demikian terjadi. Tapi nyatanya bangunan MASJIDnya yang runtuh.

Pertanyannya, apa yang salah dengan bangunan masjid tersebut?

Apakah bangunan masjid tidak dibangun sesuai spesifikasi insinyur sipil? Ternyata bukan, semua bangunan masjid dibangun melalui hitung-hitungan matematika sipil yang akurat. Apakah ada korupsi dalam pembangunan proyek tersebut? Itupun bukan, semua catatan pemasukan dan pengeluaran tercatat rapi dan tidak ada satu rupiahpun dana diselewengkan. Apakah Allah murka dengan bangunan masjid? Secara logikapun tidak bisa diterima, jika Allah murka terhadap salah satu bangunan, seharusnya diskotik tersebut yang ditakdirkan hancur. Lalu kenapa masjid tersebut runtuh? Ternyata permasalahannya sederhana, salah seorang pekerja lupa memasang penangkal petir, dan pada saat bersamaan mandor pemeriksa berhalangan hadir, sedangkan pemimpin proyeknya lalai karena sibuk mengurus proyek lain.

Hikmahnya cari sendiri


3 komentar:

  1. Niat itu bukan berarti ingin membuat masjid tapi saat prosesnya orang-orang yang terlibat kurang konsisten.


    Niat tidak hanya denhan berkata saja. Tapi dengan hati.

    Kalau mereka niat tidak mungkin pemimpinnya fokus pada proyek lain.


    Kalau pekerjanya niat. Tidak mungkin mereka hanya mengandalkan mandil pemeriksa. Harusnya diperiksa sendiri.



    Ini sesuai seperti sekarang. Niat untuk melakukan kejahatan tapi aras arasen kalau melakukan kebenaran.

    Itu karena DEGRADASI MORAL.

    Kalau ada waktu, mas teguh bisa mengunjungi blog saya. rymudal.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Maaf, mas. Mau tanya. ini cerpen karya siapa?

    BalasHapus
  3. Satu lagi, saya tahu blog anda saat dulu dari buku LKS Bahasa Indonesia kelas 7 semester 2 tahun pelajaran 2014-2015 untuk siswa Sidoarjo yang menampilkan judul "Robohnya Surau Kami".


    Sungguh beruntumg saya bisa tahu blog anda, karena aaya suka cerpen.

    BalasHapus