Puisi : Gurandil Malang

Malangnya gurandil malang,
Langkah kakimu adalah harapan keluarga
Keringatmu senyum istrimu
Topimu sesuap nasi anakmu

Namun, malangnya gurandil malang,
Di tengah kewaspadaan engkau bekerja
Di tengah bidikan pistol petugas engkau tertawa
Di tengah bayangan longsoran hitam engkau bercengkrama

Kini, malangmu semakin menjadi,
Aku dengar berita hari ini
Delapan gurandil tewas terkubur longsor
Kalau sudah begini,
Siapa lagi yang memberi anak-anakmu sesuap nasi


Curug Dago, 26 Mei 2012

Comments

BACA JUGA:

PALING POPULER PEKAN INI

Mitos Melangkahi Gamelan

Cerpen oleh AA Navis : Robohnya Surau Kami

Penalaran Hukum Pengharaman Binatang Buas atas Dasar Konsep Ekologi

Cerpen oleh Asma Nadia : Cinta Begitu Senja